Berita Kampus

STAISMAN LANJUTKAN KEMBALI PEMBANGUNAN GEDUNG AULA SERBA GUNA (GAS) TAHAP II

15 December 2017 | Posted by Admin | Bagikan Halaman Ini

STAISMAN LANJUTKAN KEMBALI PEMBANGUNAN GEDUNG AULA SERBA GUNA (GAS) TAHAP II

Dalam upaya  merespon perubahan global yang begitu cepat, STAISMAN sebagai lembaga transformatif produktif merasa terpanggil  untuk menjadi bagian dalam penyiapan SDM yang berakhlakul karimah, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, visioner,  tangguh, dan bertanggungjawab. Nilai-nilai ajaran Islam dan nilai luhur Pancasila senantiasa menjadi sumber inspirasi dalam berbagai kegiatan akademik dan non akademik.

Dengan Visi menjadikan Perguruan Tinggi Unggul dan Terdepan Pada 2020 di Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan di Propinsi Banten, STAISMAN mewujudkan misi, sasaran, dan tujuannya  melalui Tridarma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian,  dan pengabdian kepada masyarakat.  Realisasinya dilaksanakan secara sistematis, terprogram, dan terukur yang dijabarkan di dalam RENSTRA STAISMAN 2015-2019 dengan isu-isu strategis : (1). Peningkatan kualitas pendidikan, (2). Peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, (3). Peningkatan kualitas kemahasiswaan dan alumni, (4). Peningkatan kualitas kelembagaan dan kerjasama.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut diperlukan strategi yang dikemas melalui kegiatan akademik dan non-akademik dengan penciptaan atmosfir akademik yang kondusif yang jelas membutuhkan sarana dan prasarana yang memadai. Hal ini memungkinkan bagi STAISMAN memberikan dukungan maksimal dalam pembentukan jati diri, pengembangan potensi, dan soft skill lainnya bagi mahasiswa di masa mendatang.

Dalam merealisasikan  pembangunan sarana dan prasarana sebagai penunjang peningkatan kualitas pendidikan tersebut, STAISMAN masih menyelesaikan pembangun Gedung Pendidikan  dengan nama Gedung Aula Serba Guna (GASG). Pembangunan ini  diperuntukkan berbagai kegiatan sivitas akademika dengan skala  luas yang memungkinkan berbagai pihak terlibat  di dalamnya. Adapun fungsi di dalamnya meliputi pusat olah raga mahasiswa, termasuk lapangan futsal, voli, basket, dan bulu tangkis serta auditorium untuk seminar dan workshop.

Alhamdulillah,  seiring dengan arah kebijakan Perguruan Tinggi yang didukung oleh rasa kecintaan alumni yang begitu mendalam yang ingin  berbagi  sukses merupakan salah satu pendorong utama dilanjutkannya pembangunan tahap II Gedung Aula Serba Guna STAISMAN ini. Bentuk kiprah alumni berupa gagasan, donasi, dan usaha-usaha lainnya  merupakan bagian yang tak ternilai harganya dalam proses penyelesaian dan pemanfaatannya.  Praktisnya, panitia yang terlibat sebagian besar dari unsur alumni, diantaranya   Drs. H. A. Fathoni, Nandang Kosim, M.Pd, Rina Fauziah, M.Pd, Reni Suwenti, MM, Ucu Umar Ziad, S.Ag, dan tentunya tidak tinggal diam alumni STAISMAN yang telah sukses di mana saja berkiprah, khususnya di Provinsi Banten.

Pada dasarnya pembangunan GAS seutuhnya merupakan pekerjaan yang memerlukan berbagai sumber daya. Oleh karenanya diperlukan penerapan strategi pelaksanaan yang efektif. Strategi yang digunakan disebut dengan functional -  unit item built atau yang dikenal luas dalam bahasa Sunda dengan istilah“Ngareuyeh”. Dalam strategi ini pekerjaan dibagi ke dalam beberapa fase dimana pada tiap-tiap fase mempunyai sasaran terwujudnya sebuah unit bangunan fungsional yang dilengkapi sarana pendukungnya. Dengan demikian pemanfaatan GASG yang sesuai dengan urgensi kegiatan-kegiatan sivitas akademika langsung dapat dirasakan manfaatnya tanpa harus menunggu selesaianya pembangunan gedung seutuhnya.

Tentunya perencanaan ini bersifat kondosional yang mempertimbangkan kondisi keuangan dan logistik . Meskipun demikian, konsistensipelaksanaannya yang sesuai dengan perencanaan harus tetap terjaga. Menyadari bahwa pendanaan sebagai faktor dominan , diperlukan upaya penggalian potensi sumber pendanaan dari berbagai pihak. Adapun pihak-pihak potensial sebagai sumber-sumber pendanaan, di antaranya Kas STAISMAN, Alumni, donatur masyarakat, hibah pemerintah dan sumbangan pihak swasta, dan usaha-usaha lain yang dihalalkan yang tidak melanggar peraturan serta bersifat tidak mengikat.

“Alhamdulillah saya dan Pak Ahmad Hidayat telah sowan ke Pak Wagub untuk menindaklanjuti proposal yang telah kita kirim ke Pemprov Banten pada juli 2017 lalu. Beliau merespon secara positif dan Insya Allah akan merealisasikannya pada 2018. Semoga tidak ada aral yang melintangi upaya kita, sehingga STAISMAN siap bersaing di Era Banten Baru. Aamien ,” pungkas Anzali ketua STAISMAN dengan wajah berseri-seri.(Tim Humas)